RISET
SUMBER DAYA MANUSIA
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA
MAHKOTA HOTEL GENTENG BANYUWANGI
![]() |
OLEH
FATKHUR ROZI
14101234
SEKOLAH
TINGGI ILMU EKONOMI ASIA MALANG
PROGRAM
STUDI MANAJEMEN
2017
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Unsur utama dalam perusahaan yang
harus diperhatikan adalah sumber daya manusia. Dalam era globalisasi saat ini
sumber daya manusia merupakan titik penting yang perlu diperhatikan, untuk
mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan produktif serta menciptakan
suasana kerja yang aman, kondusif, dan nyaman sehingga memberikan pelayanan
yang terbaik dan informasi yang akurat bagi konsumen, dalam hal ini perlu
adanya pengembangan kemampuan sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya
manusia.
Menurut Ike Kusdyah Rachmawati mendefinisikan bahwa : “Manajemen sumber
daya manusia merupakan suatu proses
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan
kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian,
pemeliharaan, dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan
individu, organisasi dan masyarakat.”
Sumber daya manusia merupakan aset
perusahaan yang paling mahal dibanding dengan aset-aset lain karena sumber daya
manusia merupakan penggerak utama organisasi perusahaan. Sumber daya manusia
harus dikelola secara optimal. Selain itu sumber daya manusia adalah patner
pengusaha untuk mencapai tujuan organisasi. Sumber daya manusia harus
meningkatkan kompetensinya, seiring dengan perkembangan era globalisasi, agar
dapat bersaing dalam persaingan bisnis perusahaan dituntut untuk memperoleh,
mengembangkan, dan mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas.
Menurut Bangun (2012 : 99) mengatakan kinerja adalah hasil
pekerjaan yang dicapai seseorang berdasarkan persyaratan – persyaratan
pekerjaan, persyaratan biasa disebut dengan standart kerja, yaitu tingkat yang
diharapkan suatu pekerjaan tertentu untuk dapat diselesaikan dan
diperbandingkan atas tujuan atau target yang ingin dicapai.
Menurut Simamora (2004 : 234) Disiplin adalah prosedur yang
mengoreksi atau menghukum bawahan karena melanggar peraturan atau prosedur.
Menurut rivai (2004 : 444) Disiplin kerja adalah suatu alat yang
digunakan para manager unttuk berkomunikasi dengan karyawan agar mereka brsedia
untuk meningkatkan kesadaran dan kesediaan seseorang menaati peraturan
prusahaan dan norma – norma sosial yang berlaku.
Menurut hasibuan (2004 : 213) berpendapat bahwa kedisiplinan adalah
kesadaran dan kesediaan seseorang menaati peraturan perusahaan dan norma –
norma yang berlaku.
Menurut Rivai dan Sagala (2010:92) insentif
diartikan sebagai bentuk pembayaran yang dikaitkan dengan kinerja dan gainsharing,
sebagai pembagian keuntungan bagi karyawan akibat peningkatan produktivitas
atau penghematan biaya. Sistem pemberian insentif meliputi : bonus tahunan
seperti upah dalam jumlah besar; insentif langsung seperti sertifikat, plakat,
uang tunai, obligasi, atau pun karangan bunga; insentif individu sesuai dengan
standar kerja seorang individu; insentif tim seperti pembagian hasil dan
pembagian laba; pembagian keuntungan; dan bagi hasil (gainsharing).
Mahkota Hotel Genteng
Banyuwangi merupakan Usaha yang bergerak di bidang jasa perhotelan yang
melayani dan memberikan fasilitas tempat peristirahatan bagi wisatawan asing
maupun wisatawan mancanegara, Maupun tempat istirahat bagi yang melakukan
perjalanan dinas di Banyuwangi. Mahkota Hotel Genteng Banyuwangi merupakan
Usaha yang bergerak di bidang jasa perhotelan dan selalu berusaha untuk
meningkatkan disiplin kerja dan kinerja karyawan. Berdasarkan hasil observasi yang bertempat
di Mahkota Hotel Genteng Banyuwangi menunjukkan
bahwa kinerja karyawan mengalami penurunan yang dikarenakan kurangnya rasa
peduli dan kurang memperhatikan kedisiplinan karyawan sehingga pekerjaan pekerjaan
tidak selesai tepat waktu. Serta dengan ketidak disiplinan karyawan sehingga
target yang telah ditentukan tidak dapat terealisasikan dan juga mengakibatkan
hanya mendapatkan sedikit insentif bagi karyawan. Berdasarkan uraian latar belakang tersebut
diatas, maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN
INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA MAHKOTA HOTEL GENTENG BANYUWANGI”.
B.
Rumusan Masalah
Berdasarakan
pada latar belakang diatas, maka permasalahan yang dirumuskan pada penelitian
ini adalah :
a.
Apakah variabel disiplin kerja
berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan pada Mahkota Hotel Genteng
Banyuwangi ?
b. Apakah variabel
insentif berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan pada Mahkota
Hotel Genteng Banyuwangi ?
c. Apakah variabel
disiplin kerja dan
insentif berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan pada Mahkota
Hotel Genteng Banyuwangi ?
C.
Tujuan
Penelitian
a. Untuk
mengetahui apakah variabel disiplin berpengaruh langsung terhadap kinerja
karyawan.
b. Untuk
mengetahui apakah variabel insentif berpengaruh langsung terhadap kinerja
karyawan.
c. Untuk
mengetahui apakah variabel disiplin dan insentif berpengaruh langsung terhadap kinerja
karyawan.
D.
Batasan
Masalah
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah yang akan diteliti oleh penulis, maka
perlu adanya pembatasan masalah dalam penelitian yang akan dilakukan oleh
peneliti. Selain disiplin dan insentif, banyak faktor yang mempengaruhi kinerja
karyawan, akan tetapi peneliti memberikan batasan masalah pada variabel yang
akan diteliti adalah disiplin dan insentif sebagai variabel bebas (Independent Variable) dan kinerja
karyawan sebagai variabel terikat (Dependent
Variable). Sedangkan untuk responden dari penelitian ini adalah karyawan Mahkota
Hotel Genteng Banyuwangi. Hal ini bertujuan agar pembahasan dalam penelitian
tidak melebar dari masalah yang akan diteliti serta pemecahan masalah akan
menjadi lebih terarah.
E. Manfaat Penelitian
a. Bagi
Peneliti
1)
Mengaplikasikan ilmu yang
telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Asia Malang khususnya dalam bidang manajemen Sumber Daya Manusia.
2)
Menambah wawasan dan kemampuan berfikir mengenai penerapan teori yang
telah didapat dari mata kuliah yang telah diterima kedalam penelitian yang sebenarnya.
3)
Dapat menambah pengetahuan dan wacana dalam mengembangkan kemampuan.
b.
Bagi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Asia Malang
1)
Sebagai bahan pelengkap dan pembanding terhadap penelitian selanjutnya
yang berhubungan dengan penelitian ini.
2)
Membantu proses belajar mengajar dan sebagai bahan pertimbangan dalam mengangkat masalah yang
sama beserta pemecahannya serta memperkaya temuan-temuan yang ada.
3)
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan pengaplikasian ilmu pengetahuan di
bidang manajemen, khususnya dalam bidang manajamen sumber daya manusia.
c.
Bagi
Perusahaan
1)
Dapat digunakan sebagai bahan pengembangan oleh perusahaan untuk mengatasi masalah yang
ada di perusahaan dan mengetahui apa yang mempengaruhi kinerja karyawan.
2)
Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi perusahaan terutama mengetahui pengaruh kepemimpinan dan keselamatan kerja terhadap kinerja karyawan.
d.
Bagi Pihak Lain
1)
Dapat memberikan informasi yang
berguna bagi orang yang berkepentingan dalam bidang Sumber Daya Manusia,
khususnya yang berkaitan dengan masalah kinerja karyawan.
2)
Dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi peneliti berikutnya dan menindaklanjuti dengan penelitian baru.

Tidak ada komentar:
Write komentar