Rabu, 19 Juli 2017

tugas uas riset sdm



RISET SUMBER DAYA MANUSIA

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA MAHKOTA HOTEL GENTENG BANYUWANGI



 








OLEH
FATKHUR ROZI
14101234



SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI ASIA MALANG
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
2017


BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Unsur utama dalam perusahaan yang harus diperhatikan adalah sumber daya manusia. Dalam era globalisasi saat ini sumber daya manusia merupakan titik penting yang perlu diperhatikan, untuk mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan produktif serta menciptakan suasana kerja yang aman, kondusif, dan nyaman sehingga memberikan pelayanan yang terbaik dan informasi yang akurat bagi konsumen, dalam hal ini perlu adanya pengembangan kemampuan sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Ike Kusdyah Rachmawati mendefinisikan bahwa : “Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu proses  perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat.”
Sumber daya manusia merupakan aset perusahaan yang paling mahal dibanding dengan aset-aset lain karena sumber daya manusia merupakan penggerak utama organisasi perusahaan. Sumber daya manusia harus dikelola secara optimal. Selain itu sumber daya manusia adalah patner pengusaha untuk mencapai tujuan organisasi. Sumber daya manusia harus meningkatkan kompetensinya, seiring dengan perkembangan era globalisasi, agar dapat bersaing dalam persaingan bisnis perusahaan dituntut untuk memperoleh, mengembangkan, dan mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas.
Menurut Bangun (2012 : 99) mengatakan kinerja adalah hasil pekerjaan yang dicapai seseorang berdasarkan persyaratan – persyaratan pekerjaan, persyaratan biasa disebut dengan standart kerja, yaitu tingkat yang diharapkan suatu pekerjaan tertentu untuk dapat diselesaikan dan diperbandingkan atas tujuan atau target yang ingin dicapai.
Menurut Simamora (2004 : 234) Disiplin adalah prosedur yang mengoreksi atau menghukum bawahan karena melanggar peraturan atau prosedur.
Menurut rivai (2004 : 444) Disiplin kerja adalah suatu alat yang digunakan para manager unttuk berkomunikasi dengan karyawan agar mereka brsedia untuk meningkatkan kesadaran dan kesediaan seseorang menaati peraturan prusahaan dan norma – norma sosial yang berlaku.
Menurut hasibuan (2004 : 213) berpendapat bahwa kedisiplinan adalah kesadaran dan kesediaan seseorang menaati peraturan perusahaan dan norma – norma yang berlaku.
Menurut Rivai dan Sagala (2010:92) insentif diartikan sebagai bentuk pembayaran yang dikaitkan dengan kinerja dan gainsharing, sebagai pembagian keuntungan bagi karyawan akibat peningkatan produktivitas atau penghematan biaya. Sistem pemberian insentif meliputi : bonus tahunan seperti upah dalam jumlah besar; insentif langsung seperti sertifikat, plakat, uang tunai, obligasi, atau pun karangan bunga; insentif individu sesuai dengan standar kerja seorang individu; insentif tim seperti pembagian hasil dan pembagian laba; pembagian keuntungan; dan bagi hasil (gainsharing).
Mahkota Hotel Genteng Banyuwangi merupakan Usaha yang bergerak di bidang jasa perhotelan yang melayani dan memberikan fasilitas tempat peristirahatan bagi wisatawan asing maupun wisatawan mancanegara, Maupun tempat istirahat bagi yang melakukan perjalanan dinas di Banyuwangi. Mahkota Hotel Genteng Banyuwangi merupakan Usaha yang bergerak di bidang jasa perhotelan dan selalu berusaha untuk meningkatkan disiplin kerja dan kinerja karyawan. Berdasarkan hasil observasi yang bertempat di  Mahkota Hotel Genteng Banyuwangi menunjukkan bahwa kinerja karyawan mengalami penurunan yang dikarenakan kurangnya rasa peduli dan kurang memperhatikan kedisiplinan karyawan sehingga pekerjaan pekerjaan tidak selesai tepat waktu. Serta dengan ketidak disiplinan karyawan sehingga target yang telah ditentukan tidak dapat terealisasikan dan juga mengakibatkan hanya mendapatkan sedikit insentif bagi karyawan. Berdasarkan uraian latar belakang tersebut diatas, maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA MAHKOTA HOTEL GENTENG BANYUWANGI”.
B.     Rumusan Masalah
Berdasarakan pada latar belakang diatas, maka permasalahan yang dirumuskan pada penelitian ini adalah :
a.       Apakah variabel disiplin kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan pada Mahkota Hotel Genteng Banyuwangi ?
b.      Apakah variabel insentif berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan pada Mahkota Hotel Genteng Banyuwangi ?
c.       Apakah variabel disiplin kerja dan insentif berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan pada Mahkota Hotel Genteng Banyuwangi ?
C.    Tujuan Penelitian
a.       Untuk mengetahui apakah variabel disiplin berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan.
b.      Untuk mengetahui apakah variabel insentif berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan.
c.       Untuk mengetahui apakah variabel disiplin dan insentif  berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan.
D.    Batasan Masalah
Berdasarkan  latar belakang dan rumusan  masalah yang akan diteliti oleh penulis, maka perlu adanya pembatasan masalah dalam penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti. Selain disiplin dan insentif, banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, akan tetapi peneliti memberikan batasan masalah pada variabel yang akan diteliti adalah disiplin dan insentif sebagai variabel bebas (Independent Variable) dan kinerja karyawan sebagai variabel terikat (Dependent Variable). Sedangkan untuk responden dari penelitian ini adalah karyawan Mahkota Hotel Genteng Banyuwangi. Hal ini bertujuan agar pembahasan dalam penelitian tidak melebar dari masalah yang akan diteliti serta pemecahan masalah akan menjadi lebih terarah.
E.     Manfaat Penelitian
a.       Bagi Peneliti
1)      Mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Asia Malang khususnya dalam bidang manajemen Sumber Daya Manusia.
2)      Menambah wawasan dan kemampuan berfikir mengenai penerapan teori yang telah didapat dari mata kuliah yang telah diterima kedalam penelitian yang sebenarnya.
3)      Dapat menambah pengetahuan dan wacana dalam mengembangkan kemampuan.
b.    Bagi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Asia Malang
1)      Sebagai bahan pelengkap dan pembanding terhadap penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan penelitian ini.
2)      Membantu proses belajar mengajar dan sebagai bahan pertimbangan dalam mengangkat masalah yang sama beserta pemecahannya serta memperkaya temuan-temuan yang ada.
3)      Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan pengaplikasian ilmu pengetahuan di bidang manajemen, khususnya dalam bidang manajamen sumber daya manusia.
c.       Bagi Perusahaan
1)      Dapat digunakan sebagai bahan pengembangan oleh perusahaan untuk mengatasi masalah yang ada di perusahaan dan mengetahui apa yang mempengaruhi kinerja karyawan.
2)      Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi perusahaan terutama mengetahui pengaruh kepemimpinan dan keselamatan kerja terhadap kinerja karyawan.
d.      Bagi Pihak Lain
1)      Dapat memberikan informasi yang berguna bagi orang yang berkepentingan dalam bidang Sumber Daya Manusia, khususnya yang berkaitan dengan masalah kinerja karyawan.
2)      Dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi peneliti berikutnya dan menindaklanjuti dengan penelitian baru.
3)      Dapat memberikan wacana yang bermanfaat bagi rekan-rekan mahasiswa serta masyarakat umum mengenai kinerja karyawan.